1
1

FIFA berencana menaikkan total hadiah untuk Piala Dunia FIFA 2026 setelah muncul kekhawatiran dari sejumlah negara peserta terkait tingginya biaya operasional. Turnamen yang akan digelar di Amerika Utara ini dinilai membutuhkan anggaran jauh lebih besar dibandingkan edisi sebelumnya di Qatar.
Beberapa asosiasi sepak bola, terutama dari kawasan Eropa, mulai menyuarakan kekhawatiran bahwa keikutsertaan mereka justru bisa berujung kerugian finansial. Biaya perjalanan jarak jauh, akomodasi yang mahal, hingga kebutuhan logistik selama turnamen menjadi faktor utama yang memberatkan.
Situasi ini membuat FIFA harus mempertimbangkan kembali keseimbangan antara beban biaya dan keuntungan yang diterima tim peserta. Piala Dunia tidak hanya soal prestasi di lapangan, tetapi juga harus tetap memberikan manfaat ekonomi bagi setiap negara yang berpartisipasi.
Menanggapi kondisi tersebut, FIFA segera membuka dialog dengan berbagai asosiasi nasional dari seluruh dunia. Diskusi ini bertujuan untuk mencari solusi terbaik agar seluruh peserta tetap merasa diuntungkan secara finansial.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah meningkatkan kontribusi dana kepada setiap tim yang berhasil lolos ke putaran final. Selain itu, FIFA juga berencana menambah alokasi dana pengembangan bagi seluruh 211 asosiasi anggotanya melalui program yang telah berjalan.
Keputusan akhir terkait peningkatan dana ini akan dibahas dalam pertemuan Dewan FIFA di Vancouver. Hasil dari pertemuan tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian bagi semua pihak sebelum turnamen dimulai.
Baca Juga: Rio Ferdinand Soroti Kartu Merah Martinez yang Bikin Manchester United Terpuruk

Sebelumnya, FIFA telah menetapkan total hadiah sebesar £537 juta atau sekitar Rp12,5 triliun untuk Piala Dunia 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar £37 juta dialokasikan bagi tim yang keluar sebagai juara. Nominal ini sudah menjadi rekor baru dalam sejarah turnamen.
Namun, meningkatnya biaya operasional membuat sebagian pihak menilai jumlah tersebut masih belum cukup. Oleh karena itu, peluang untuk menaikkan total hadiah kembali terbuka demi menjaga keseimbangan finansial.
Jika rencana ini benar-benar direalisasikan, maka Piala Dunia 2026 akan kembali mencatatkan sejarah sebagai turnamen dengan hadiah terbesar sepanjang masa. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen FIFA dalam mendukung perkembangan sepak bola global.
Selain biaya umum, persoalan pajak juga menjadi perhatian penting bagi negara peserta. Di Amerika Serikat, sistem pajak yang berbeda di setiap negara bagian menambah kompleksitas pengeluaran yang harus ditanggung tim. Ketidakpastian terkait pajak ini membuat beberapa asosiasi merasa perlu adanya kejelasan lebih lanjut sebelum mereka berpartisipasi.
Mereka berharap FIFA dapat memberikan solusi yang adil dan transparan agar tidak merugikan pihak mana pun. Melalui berbagai diskusi yang masih berlangsung, FIFA berupaya memastikan bahwa seluruh tim dapat mengikuti turnamen dengan rasa aman dan nyaman.
Dengan kebijakan yang tepat, Piala Dunia 2026 diharapkan tetap menjadi ajang sepak bola terbesar yang tidak hanya bergengsi, tetapi juga menguntungkan bagi semua peserta. Selalu ikuti informasi terupdate dan terpercaya yang telah kami rangkum seputar sepak bola menarik lainnya hanya di football-stat.com.