Van der Vaart Kritik Maarten Paes dan Sarankan Pulang ke Amerika

Bagikan

Eks bintang Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, melontarkan kritik pedas kepada Maarten Paes setelah penampilannya bersama Ajax Amsterdam di Eredivisie 2025/2026. Paes yang baru didatangkan dari FC Dallas pada Januari 2026, langsung menjadi pilihan utama akibat cedera parah Vitezslav Jaros.

Van der Vaart Kritik Maarten Paes dan Sarankan Pulang ke Amerika

Van der Vaart menilai Paes terlalu cepat mengeluarkan komentar kontroversial soal timnya. Ia berkata, Saya akan mengirim kiper itu langsung kembali ke asalnya, dari mana dia berasal, Amerika?

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Kritik ini menjadi sorotan publik, mengingat Paes baru tiga kali tampil di liga. Van der Vaart menekankan bahwa kiper berusia 27 tahun itu harus lebih bijak sebelum memberikan pernyataan yang bisa memicu kontroversi di media

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Penampilan Paes Masih Jadi Sorotan

Meski sempat membuat beberapa penyelamatan penting, penampilan Maarten Paes dinilai masih belum stabil. Debutnya di Eredivisie terjadi saat Ajax ditahan NEC Nijmegen 1-1, lalu bermain imbang 0-0 dengan PEC Zwolle, dan terakhir kalah 1-3 dari Groningen.

Salah satu sorotan utama adalah build-up permainan dari belakang yang kerap membuat Ajax berada dalam tekanan. Eks pemain dan pelatih Belanda, Henk ten Cate, menilai bahwa komentar Paes soal “Ajax bukan tim” terlalu dini dan tidak pantas diucapkan.

“Dia baru bergabung dengan tim dan harus membuktikan segalanya. Mengatakan hal seperti itu setelah tiga pertandingan jelas terlalu cepat,” ujar Ten Cate. Paes diharapkan bisa memperbaiki konsistensi dan komunikasi dengan rekan setimnya sebelum memberikan pernyataan publik yang sensitif.

Baca Juga: Emma Hayes: Trinity Rodman Siap untuk USWNT Lawan Kanada

Ajax Butuh Pemulihan Mental

Van der Vaart Kritik Maarten Paes dan Sarankan Pulang ke Amerika

Situasi Ajax saat ini menuntut ketenangan dan profesionalisme dari seluruh pemain. Kekalahan melawan Groningen menambah tekanan, terutama bagi pemain baru seperti Paes. Para legenda menekankan pentingnya kiper menjaga fokus dan membangun kepercayaan dengan tim. Van der Vaart menekankan bahwa pengalaman di Eredivisie tidak bisa langsung membuat Paes menilai tim.

“Ada hal-hal tertentu yang tidak bisa Anda katakan begitu cepat setelah pertandingan. Terutama saat pelatih sedang di bawah tekanan, dan tim sedang menghadapi situasi sulit,” tambah Ten Cate. Ajax kini harus menyiapkan strategi untuk bangkit di sisa musim ini, sembilan pertandingan terakhir, dengan memastikan semua pemain, termasuk Paes, fokus pada performa di lapangan.

Masih Ada Kesempatan untuk Bangkit

Meski mendapat kritik keras, peluang Maarten Paes untuk membuktikan diri masih terbuka lebar. Banyak penggemar Ajax berharap kiper asal Amerika Serikat ini belajar dari pengalaman awalnya dan menunjukkan kualitas terbaik.

Paes memiliki kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan tim, meningkatkan performa di laga-laga mendatang, dan menegaskan dirinya sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang. Dukungan dari rekan setim dan staf pelatih menjadi kunci agar kiper ini bisa kembali tampil percaya diri.

Dengan sisa musim yang masih panjang, Ajax dan Paes masih bisa menorehkan cerita positif jika profesionalisme dan fokus dijaga. Setiap pertandingan akan menjadi momen penting bagi Paes untuk membuktikan bahwa dia mampu menjadi kiper andalan klub Belanda ini. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di .